Selasa, 27 Mei 2014

PETUGAS KEBERSIHAN JALAN

Foto ini diambil pukul 06: 15 pagi dari mulai persiapan berangkat sebelum membersihkan sampah di jalan Bandar Raya, Rawa Makmur kota Bengkulu.  ibu Susri adalah ibu rumah tangga biasa dan harus berangkat tiap pagi untuk kerja. Menjadi seorang pembersih sampah tentu saja bukan pilihan ibu Susri untuk memilih sebagai perkerjaannya.
"Saya harus membantu keluarga saya mencari tambahan dari pada diam-diam saja dirumah kan lumayan perkerjaan nya gak terlalu berat sekedar nyapu apalagi jalannya gak terlalu banyak sampah kecuali setelah selesai hujan jadi agak becek" kata ibu Susri saat ditanya.









Senin, 19 Mei 2014


  BATIK BERSUREK BENGKULU


Foto pembuka


foto ini menunjukan batik yang dijual ditoko dan sudah melalui beberapa proses sebelum dipasarkan
 sekaligus menjadi foto pembuka dalam tugas "PHOTO ESSAY" yang menceritakan tentang kerajinan batik bersurek di Bengkulu


Canting


foto ini menunjukan alat yang digunakan dalam pembuatan batik tujuannya adalah untuk melukis kain batik


Wajan 


Wajan yang diletak diatas api kompor untuk melelehkan lilin menjadi cairan atau tinta untuk melukis batik



Canting ditiup dan siap untuk melukis


foto ini menunjukan moment ibu Nur yang sedang meniup canting yang berisi cairan lilin, untuk melakukan lukisan pada kain batik 


Ibu Nur pengarajin batik DiBengkulu



Difoto ini mengambarkan pembuatan batik bersurek yang dilakukan dengan sangat hati-hati agar menjadi batik yang berkualitas tinggi


Batik yang selesai dijemur dan siap untuk dipacking



Ada banyak ragam dan motif batik yang akan dijual sebelum dipacking



Setelah dipacking dan dikirim batik siap dijual


Susunan rapi batik yang siap dijual berjajar ditoko batik bersurek


Pembeli sedang memilih batik yang akan dibeli


Difoto ini menunjukan moment ibu-ibu yang sedang memilih batik yang akan dibelinya





Senin, 05 Mei 2014

LANDSCAPE
sudut : normal angle
kecepatan : 1/80
Komposisi : horizontal
F-stop : 5,6
Kecepatan ISO : 100



SILUET
sudut : normal angle
kecepatan : 1/200
Komposisi : horizontal + landscape
F-stop : 5,6
Kecepatan ISO : 100




BULB
sudut : normal angle
kecepatan : 30sec
Komposisi : horizontal
F-stop : 22
Kecepatan ISO : 100




PANNING
Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
Bukaan : f/5,6
Kecepatan : 1/25
Kecepatan ISO : ISO - 100





MAKRO
Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
F-stop : f/5,6
Kecepatan : 1/250
Kecepatan ISO : 100



Senin, 28 April 2014

tema : siluet
sudut : normal angle
kecepatan : 1/250
Komposisi : horizontal
F-stop :26
Kecepatan ISO : 100

tema : zooming
sudut : normal angle
kecepatan : 1/100
Komposisi : horizontal
F-stop :7,1
Kecepatan ISO : 100

tema : makro
sudut : normal angle
kecepatan : 1/250
Komposisi : horizontal
F-stop : 5,6
Kecepatan ISO : 100
tema : bulb
sudut : normal angle
kecepatan : bulb
Komposisi : horizontal
F-stop :26
Kecepatan ISO : 100
tema : panning
sudut : normal angle
kecepatan : 1/25
Komposisi : horizontal
F-stop : 5,6
Kecepatan ISO : 100






Senin, 21 April 2014




MENGENAL FOTOGRAFI 

Style : panning

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
F-stop : 5,6
Kecepatan : 1/25
Kecepatan ISO : 100



        

Style : landscape

Sudut : normal angle
Komposisi : low angle + siluet
F-stop : f/
Kecepatan : 1/250
Kecepatan ISO : 100





Style : siluet

Sudut :  low angle
Komposisi : horizontal + freeze
F-stop : f/5,6
Kecepatan : 1/500
Kecepatan ISO : 100





Style : zooming

Sudut : high angle
Komposisi : horizontal
F-stop : f/7.1 
Kecepatan : 1/25
Kecepatan ISO : 100




'


Style : makro

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
F-stop : f/5,6
Kecepatan : 1/250
Kecepatan ISO : 100





Senin, 07 April 2014

MENGENAL FOTOGRAFI 

Style : makro

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
F-stop :f/ 5,6
Kecepatan : 1/60 sec
Kecepatan ISO : 3200






Style : panning

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
Bukaan : f/7,0
Kecepatan : 1/25
Kecepatan ISO : ISO - 100









Style : zooming 

Sudut : close up
Komposisi : horizontal dan framing
f-stop : f/5,6
Kecepatan : 1/60 sec
Kecepatan ISO : ISO - 400







Style : freeze

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
F-stop : f/5,6
Kecepatan : 1/250 sec
 ISO : ISO - 200




Style : deep of field

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal
f-stop : f/5,6
Kecepatan : 1/80 sec
Kecepatan ISO : ISO - 100







Senin, 24 Maret 2014

fotografi



MENGENAL FOTOGRAFI


Fotografi adalah sebuah kegiatan atau proses menghasilkan suatu seni gambar/foto melalui media cahaya dengan alat yang disebut kamera dengan maksud dan tujuan tertentu. 
hal terpenting dalam potografi adalah moment..
agar suatu poto bisa menghasilkan gambar yang baik
berikut beberapa hasil kreatifitas dan moment yang berhasil saya ambil  selama berburu bersama rekan - rekan dalam praktik fotografi..

selamat menjepret moment...!!!!!


Tema : semut
Style : makro

Sudut : normal angle
Komposisi : horizontal-foreground- background (blur)
F-berhenti :f/ 5,6
Xposure time : 1/250
ISO speed : ISO-200
Focal length :55mm





Tema : panning
Style : panning

sudut : normal angle
komposisi : horizontal
F-berhenti : 1/9
Xposure time : 1/25
ISO speed : ISO-100
Focal length :30mm







Tema : zooming

Style : zooming

sudut : full shot
komposisi : high angle + normal angle
F-berhenti : F/7.1 - 1/20
Xposure time : 1/15 - 1/25
ISO speed : ISO-100
Focal length :27mm - 32mm








Tema : freze atau levitasi

sudut : frog eye
komposisi : vertical + harizontal
F-berhenti : 1/4
Xposure time : 1/250
ISO speed : ISO-3200
Focal length :18mm










Tema : siluet

sudut : medium shot
komposisi : vertical
F-berhenti : 1/11
Xposure time : 1/100
ISO speed : ISO-200
Focal length 55mm




Aperture atau diagframa
kadar bukaan cahaya yang mengawali kemasukan cahaya, kepada image sensor atau filem. Semakin besar kadar bukaan tersebut, semakin banyak cahaya yang masuk dan begitulah sebaliknya. dalam dunia fotografi, aperture dikenali dengan simbol f contoh f/5,6

Shutter speed
pengaturan pada kamera yang mengontrol lamanya waktu shutter terbuka, sehingga memungkinkan cahaya masuk melalui lensa ke sensor didalam kamera. Semakin besar penyebut, maka shutter speed mempunyai kecepatan yang lebih cepat contoh 1/1000 jauh lebih cepat dari 1/30

Internasional Standard Organization atau Iso
ukuran tingkat sensifitas sensor kamera terhadap cahaya. semakin tinggi ISO maka semakin sensitif sensor terhadap cahaya. Iso terdiri dari 100-200-400 dan seterusnya, semakin kecil Iso maka gambar yang di hasilkan akan semakin tajam...